tromol

tromol

Amalgamasi merupakan proses ekstraksi emas dengan cara mencampur bijih emas dengan merkuri ( Hg ). Produk yang terbentuk adalah ikatan antara emas-perak dan merkuri yang dikenal sebagai amalgam ( Au – Hg ). Merkuri akan membentuk amalgam dengan semua logam kecuali besi dan platina.

Penggunaan raksa alloy atau amalgam pertama kali pada 1828, meskipun penggunaan secara luas teknik baru ini dicegah karena sifat air raksa yang beracun. Sekitar 1895 eksperimen yang dilakukan oleh GV Black menunjukkan bahwa amalgam aman digunakan, meskipun 100 tahun kemudian ilmuwan masih diperdebatkannya.

Amalgam masih merupakan proses ekstraksi emas yang paling sederhana dan murah, namun demikian amalgamasi akan efektif pada emas yang terliberasi sepenuhnya maupun sebagian pada ukuran partikel yang lebih besar dari 200 mesh ( 0.074 mm ) dan dalam membentuk emas murni yang bebas ( free native gold ). Tiga bentuk utama dari amalgam adalah AuHg2, Au2Hg and Au3Hg.

Proses amalgamasi merupakan proses kimia fisika, apabila amalgamnya dipanaskan, maka akan terurai menjadi elemen-elemen yaitu air raksa dan bullion emas.

Proses amalgamasi tidak lepas dari alat amalgamasi yaitu tromol (glondong) dimana proses menggunakan alat ini sangatlah efesien dan menghemat waktu, ukuran yang tepat untuk diameter dan panjang serta ketebalan besi tromol ditambah pemilihan bahan baku tromol yang benar dan tepat sangat mempengaruhi dalam mendapatkan emas dengan sistem tromol ini.

Silahkan hubungi kami bila anda berminat untuk membeli tromol amalgamasi dengan ukuran dan spesifikasi yang benar.

www.jayamineral.com
website